Undana-PII Tandatangani Naskah Kerjasama Bidang Pendidikan Keprofesian

Universitas Nusa Cendana (Undana) diawal tahun 2020, kembali menjalin kerja sama dibidang pendidikan dan keprofesian dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) yang ditandai dengan Penandatangan Nota Kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU), pada hari Kamis (23/1/2020) di Aula lantai satu Hotel Neo El Tari Kupang. Acara penandatanganan naskah tersebut masing-masing dilakukan oleh Rektor Undana, Prof.Ir. Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D dan Ketua Umum PII Pusat, Dr.Ir. Heru Dewanto,M.Sc (Eng), IPU.,ASEAN Eng.

Turut hadir menyaksikan penandatanganan naskah kerjasama tersebut antara lain Guru Besar Teknik Geofisika ITB, Prof.Dr. Djoko Santoso,M.Sc, IPU, ASEAN Eng, Sekretaris Jenderal PII Pusat, Ir. Teguh Haryono,MBA, Ketua Pengurus PII Cabang Kota Kupang, Dr.Ir. Andre W. Koreh,MT, Sekretaris PII Cabang Kupang, Dr.Ir.Andi Hidayat Rizal,MT, Bendahara, Luhut Manalu,ST.,MT dan beberapa orang pengurus PII program profesi insinyur lainnya.

Pasal (1) MoU tersebut bertujuan, untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas pendidikan dan keprofesian sehingga para pihak mampu memberikan sumbangan yang berarti dalam peningkatan dan pengembangan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia.

Pasal (2), Ruang Lingkup mencakup: Pendidikan berupa penyelenggaraan kegiatan peningkatan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia dan pertukaran sumber daya manusia para pihak. Keprofesian, berupa pembekalan kemampuan profesi di bidang keinsinyuran, termasuk penyelenggaraan sertifikasi profesi, pengembangan kapasitas dan kegiatan lain yang disepakati oleh para pihak.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PII Pusat, Heru Dewanto mengungkapkan, kerjasama para insinyur dengan para akademisi perguruan tinggi tersebut sangat penting, mengingat banyaknya silang pendapat terhadap beberapa karya teknologi yang saat ini tengah menjadi isu nasional dan perhatian publik.

“Jadi kami mengharapkan agar kerjasama ini harus saling memanfaatkan perkembangan ilmu peengetahuan, teknologi dan sains serta sumber daya yang tersedia kedua belah pihak untuk kepentingan masyarakat. Baik Undana maupun PII Pusat yang telah melakukan kerja sama berdasarkan prinsip saling menguntungkan dan saling menunjang dalam bidang Pendidikan dan keprofesian” ungkapnya.

Rektor Undana, Prof. Fred Benu pada kesempatan itu memberikan apresiasi yang tinggi kepada pihak PII pusat yang telah melakukan kerjasama dengan Undana dalam bidang Pendidikan keprofesian. Pihaknya mengharapkan agar kerjasama dengan PII Pusat dapat menjadi jembatan antara perguruan tinggi, pemerintah dan industri sebagai satu kesatuan yang selalu bersinergi. “Kerjasama ini juga harus ditindak-lanjuti secara konkrit dalam lapangan teknologi, khususnya dalam bidang kejuruan, sehingga dapat bermanfaat bagi kemajuan dunia pendidikan tinggi secara khusus, serta kemajuan bangsa secara umum,” katanya.

Pada kesempatan itu, Rektor, Prof. Fred Benu mengatakan, di Undana terdapat 47 Program Studi (Prodi) S1, dan 10 Prodi S2 dan S3. Diantara 57 Prodi tersebut, terdapat tiga Profesi yang dihasilkan oleh Undana yaitu, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Hewan. Jadi tidak cukup seorang calon guru menamatkan S1 di FKIP, tetapi harus mengikuti Pendidikan profesi selama satu tahun untuk memperoleh gelar Guru Profesional atau “Gr” begitu juga FK dan FKH, bahkan sekarang ini Undana sedang memikirkan untuk menambah lagi profesi Akuntansi. Dunia kerja sekarang ini membutuhkan orang-orang professional, tidak cukup hanya tamatan S1.

Karena itu, katanya, menindaklanjuti amanat UU Nomor 11 Tahun 2014, tentang keinsinyuran bahwa setiap kegiatan dibidang teknik harus dikerjakan oleh seorang insinyur professional. Oleh karena itu, Undana-PII Pusat yang hari ini mengagas kerjasama tersebut sebagai upaya menciptakan sumber daya manusia Undana yang lebih professional dalam bidang keteknikan.

Sebelumnya, Ketua PII Cabang Kupang, Dr.Ir. Andre W. Koreh,MT mengatakan, Undana dipilih sebagai PTN yang menyelenggarakan PII merupakan yang pertama kali dilaksanakan di NTT. Sebenarnya semua perguruan tinggi memiliki peluang yang sama untuk diberikan kepercayaan mengelola PII, tetapi salah satu syarat yang cukup berat adalah perguruan tinggi itu harus sudah berakreditasi “A” dan mempunyai staf pengajar yang sudah mengantongi kompetensi sebagai insinyur professional muda minimal enam orang.

“Jadi ada tiga kualifikasi kompetensi yakni insinyur professional muda dan insinyur professional utama. Memang Undana belum mengantongi Akreditasi A, tetapi pihaknya telah melakukan negosiasi kepada PII pusat yang cukup lama dan meyakinkan kepada pengurusa PII pusat bahwa Undana merupakan PTN yang terletak di wilayah perbatasan dengan jumlah sumber daya manusia kependidikan yang sangat memadai dan juga Undana menjadi pembina bagi sejumlah perguruan tinggi lain yang ada di NTT,” ungkapnya.

SUSUNAN PENGURUS CABANG PII KOTA KUPANG PROVINSI NTT MASA BAKTI 2018-2021

Penandatanganan MoU tersebut juga diikuti dengan pelantikan pengurus cabang PII Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur masa bakti 2018-2021 dipimpin langsung oleh Ketua Umum PII Pusat, Dr.Ir.Heru Dewanto,M.Sc.(Eng),IPU, sebagaimana tercantum dalam keputusan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari surat keputusan tersebut. Mereka adalah Ketua: Dr.Ir.Andre W. Koreh,MT. Wakil Ketua: Ir.Rani Henrikus,MS. Sekretaris: Dr.Ir. Andi Hidayat Rizal,MT. Wakil Sekretaris : Ir.Tanto E.H. Sunukmo. Bendara : Luhut Manalu,ST.,MT. Wakil Bendahara : Yulandaru G. Siswanto,ST.

Selanjutnya Bidang Industri Pangan, Pertanian dan Keluatan, Ketua : Dr.Ir. Yahya,M.Si. Anggota : Rusydi S.Pi.,M.Si. Bidang Informasi dan Telekomunikasi, Ketua : Lorensius T.Seran,S.ST.,MT, Anggota : Silvester Tena,ST.,MT. Bidang Perhubungan dan Transportasi, Ketua : Dr.Ir.Andi Kumalawati,MT. Anggota : Bayu A.P. Joenan,ST. Bidang Industri Permukiman, Ketua : Johannis Tuwan,ST.,MT, Anggota : Ir. Ahmad Zamroni. Bidang Kontruksi dan Rancang Bangunan, Ketua : Dr.Ir.Marshinta Simamora,MT.,IPM, Anggota : Ir. Puji Watono. Bidang Industri Dasar Logam dan Kimia, Ketua : Dr.Ir. Arifin Sanusi,MT, Anggota : Ir. Diana C.H. Amalo. Bidang Kelistrikan, Ketua : Sudirman,ST.,MT, Anggota : Agustinus Sampeallo,ST.,MT. Bidang SDA dan Lingkungan Hidup, Ketua : Daniel F.Maro,SP.,M.Si.,IPM, Anggota : Ir. Edy Haba Bunga,MP. Bidang Akreditasi dan Kemitraan Perguruan Tinggi, Ketua : Dr.Partogi Simatupang,ST.,MT, Anggota : Dr. Judi K.Nasjono,ST.,MT, dan Bidang Pertambangan dan Migas, Ketua : Ir. Boni Marasin,M.Si, Anggota : Dr. Yusuf Rumbino,ST.,MT.

Usai penandatangan naskah kerjasama dan pelantikan pengurus PII Cabang Kupang periode 2018-2021, dilanjutkan dengan panel diskusi “Peran dan tantangan tenaga professional dalam pembangunan nasional di era revolusi industri 4.0” yang menghadirkan tiga pembicara yaitu Prof.Dr. Ir. Djoko Santoso,M.Sc, Ketua Umum PII Pusat, Dr.Ir. Heru Dewanto,M.Sc dan Wakil Rektor Bidang Akademik Undana, Dr.drh. Maxs U.E. Sanam,M.Sc. Panel diskusi tersebut dipandu oleh Ketua PII Cabang Kupang, Dr.Ir. Andre W. Koreh,MT. [ds]

Penulis & editor: David Sir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *