Rektor Undana, didampingi Warek Bidang Akademik dan Warek Bidang Kerja Sama, menerima kunjungan Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok ke Undana

Rektor Undana Prof Ir. Fredrik L. Benu, MSi, PhD., menerima kunjungan rombongan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar pada Kamis, 17 Januari 2019 di ruang kerjanya. Rombongan Konsulat Jenderal RRT di Denpasar dipimpin langsung oleh Konsul Jenderal Mr. Gou Haodong, sedangkan Rektor Undana dodampingi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. drh. Maxs U.E. Sanam, M.Sc., dan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Ir. I Wayan Mudita, M.Sc., Ph.D. Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama dari perwakilan pemerintah RRT ke Undana. Kepada tamu Rektor Undana menjelaskan keberadaan Undana saat ini sebagai universitas negeri berstatus BLU yang perlu mengembangkan kerja sama dengan berbagai pihak. Rektor Undana menyampaikan bahwa karena posisi geografiknya, selama ini Undana memfokuskan penggalangan kerja sama luar negeri dengan Australia dan negara-negara Pasifik Selatan. Pada kesempatan ini Rektor Undana menyampaikan kegiatan kerja sama yang kini sedang berlangsung dengan Charles Darwin University, the University of Queensland, dan Griffith University. Rektor mengharapkan bantuan pihak Konjen RRT untuk berkenan memfasilitasi pengembangan kerja sama dengan universitas di RRT.

Menanggapi pemaparan Rektor Undana, Konjen RRT di Denpasar menyanggupi akan membantu memfasilitasi pengembangan kerja sama Undana dengan universitas di RRT. Konjen RRT juga akan membantu pendirian pusat penelitian dengan fokus kajian mengenai kerjasama Indonesia-Tiongkok melalui Confusius Institute untuk memfasilitasi pembelajaran Bahasa Mandarin. Hal ini disampaikan oleh Konjen menanggapi penyampaian opleh Rektor Undana bahwa selama ini Undana melaksanakan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) bekerja sama dengan Charles Darwin University.

Pada kesempatan menerima tamu Konjen RRT ini Rektor Undana juga menyampaikan program Pemerintah Provinsi NTT untuk mengirimkan anak muda NTT untuk belajar mengenai pariwisata di luar negeri. Rektor Undana menyampaikan bahwa dengan difasilitasi oleh Undana Pemprov NTT sudah menjajagi kerja sama dengan Griffith University. Menanggapi penyampaian ini, Konjen RRT menyanggupi akan memfasilitasi kunjungan Gubernur NTT dan Rektor Undana ke Tiongkok untuk menjajagi kerja sama dengan universitas di sana dalam memebrikan pelatihan tersebut. Konjen RRT menyatakan bahwa saat ini 1 dari 10 orang Tiongkok melakukan perjalanan wisata ke luar negeri sehingga peluang ini perlu ditangkap oleh Pemerintah Provinsi NTT dengan menyiapkan sumberdaya manusia pariwisata yang mampu berbahasa Mandarin.

Dari Undana, Konjen RRT di Denpasar dan rombongan langsung menuju bandara untuk terbang kembali ke Denpasar. Informasi tambahan mengenai kunjungan Konjen RRT di Denpasar ke Undana dapat diperoleh dari harian pagi Timor Express

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *